Macam – Macam Shock Breaker Mobil

Pada dasarnya shock breaker mobil itu punya banyak karakter. Ada yang empuk, ada yang keras, semuanya ini bergantung dari pesanan pabrikan itu. Performa dan desain dari shock breaker inipun juga tidak sama, disesuaikan dengan kebutuhan mobil itu sendiri. Sedangkan untuk shock breaker yang dilihat dari gerakannya itu terbagi dari shock breaker yang double action dan shock breaker yang single. Shock breaker yang dilihat dari isinya ini dibagi dari jenis gas dan oli. Lalu, apa yang menjadi pembeda di antara keduanya? Pada dasarnya shock breaker yang tipenya double action ini punya pengaruh kerja yang negative. Karena perannya ini lebih ke dalam menjaga supaya keceptannya bisa kembali ke dalam posisi awal.

Untuk jenis single dan double action bisa Anda cek menggunakan cara memposisikan shock breaker ini di dalam posisi yang tegak lurus. Jika sudah, maka langsung saja mainkan bagian shock breaker mobil ini tepat di bagian atas dan bawah dengan cara mendadak. Setelah itu, lihat apa yang akan terjadi. Jika ternyata bagian ini tidak bisa ditekan secara mendadak, untuk arah bawah, maka itu artinya shock breaker ini adalah bertipe double action. Sedangkan bila shock breaker ini mudah sekali ditekan di bagian bawah tanpa ada tahanan, maka shock breaker ini disebut juga dengan bertipe single action. Keduanya ini adalah perbandingan presentase untuk rebound dan compress.

Untuk shock breaker mobil dengan tipe single action ini punya perbandingan compress sebanyak 40% sedangkan untuk rebound sebanyak 60%. Sedangkan untuk jenis double action ini kebalikan dari single action. Untuk single action ini punya gaya redam ketika sedang memanjang. Sementara untuk double action ini punya gaya redam ketika terjadi memendek dan juga memanjang. Jadi, akan lebih nyaman bila Anda menggunakan shock breaker yang double action bila dibandignkan yang single action. Namun untuk selebihnya, semuanya terserah pada Anda sebagai penggunanya tersebut. dengan cara inilah Anda bisa lebih nyaman saat menyopir mobil.

About The Author

Reply